Pindah rumah itu menyenangkan loh, pindah ke lingkungan baru (semoga saja ke lingkungan yang lebih menyenangkan), mungkin pindah ke rumah baru yang lebih besar, atau mungkin pindah ke alamat baru yang lebih dekat dengan keluarga.

Tapi mungkin ada juga yang sebel, karena tiap 2 tahun harus pindah rumah, entah karena perubahan tempat dinas, atau karena kontrakannya habis dan pemilik tidak mengontrakkan lagi (kalau keseringan pindah kontrakan memang capek juga sich mindahin barang-barang terus)

dalam proses pindahan itu biasanya cukup banyak yang harus kita kerjakan, kita bongkar, masukkan ke kardus, lalu di pack, dan setelah tiba di rumah baru kita buka lagi, bereskan dan letakkan di tempat yang cocok (kalau bongkar pasang barang satu truk , bisa capek).

Belum lagi untuk beberapa orang yang punya tradisi selamatan (syukuran) tiap pindahan, wah wah, ini nambah satu kesibukan lagi buat bikin makanan syukuran, plus mengundang beberapa kerabat, tetangga, belum lagi nanti bagi-bagi kotakan ke tetangga-tetangga… Sibuk ya?

di bawah ini ada beberapa tips seputar pindah rumah yang mungkin bermanfaat:

  • Siapkan kardus yang cukup untuk semua barang-barang, karena memaksakan semuanya berdesak-desakan beresiko ada barang-barang yang rusak.
  • Tulis nama barang di tiap kardus, supaya tidak kesulitan saat membongkar nanti.
  • Bila memungkinkan cicil pemindahan barang-barang, jadi tidak semua menumpuk dipindahkan sehari sebelumnya, karena biasanya toh kita harus membersihkan rumah baru tersebut sebelum ditempati.
  • Pinjam (atau sewa) mobil barang yang mencukupi, kadang lebih baik menyewa mobil besar supaya sekaligus bisa mengangkut barang lebih banyak, daripada bolak-balik beberapa kali (karena bensin juga tidak murah).
  • Bila menyewa truk pengangkut, bandingkan dulu harga dari beberapa pemilik mobil, supaya bisa mendapatkan harga yang bersaing (untuk apa membayar lebih mahal kan?)
  • Buat daftar barang yang hendak diangkut, untuk memastikan tidak ada yang ketinggalan.
  • Barang-barang yang sekiranya tidak diperlukan lagi di rumah baru mungkin bisa dipertimbangkan untuk diberikan kepada orang lain yang kira-kira bisa memanfaatkannya (daripada masuk gudang sampai rusak, bukankah lebih baik dimanfaatkan oleh orang lain?)
  • Berhati-hati dengan barang pecah belah (packing yang baik supaya tidak pecah selama proses pindahan).
  • Berhati-hati dengan barang berharga, jangan sampai hilang saat pindahan.
  • Bila teman-teman memiliki anak-anak yang kira-kira akan “sedikit merepotkan” selama proses pindahan, ide yang baik kalau anak-anak tersebut dititipkan di rumah teman/saudara, jadi teman-teman pun bisa berkonsentrasi memindahkan barang, dan anak-anak pun tidak perlu ikut merasa bosan, capek, sebal dan sebagainya yang biasanya membuat mereka jadi rewel.
  • Jangan lupa memberitahukan alamat baru kepada pihak-pihak yang berkepentingan, misalnya bank (untuk perubahan alamat tagihan kartu kredit), agen koran (supaya tidak terus dikirim ke alamat lama), dan pihak-pihak lain yang secara rutin mengirim sesuatu (barang/dokumen) ke alamat teman-teman.

So, pendeknya pindah rumah adalah masalah pengorganisasian, kalau semuanya direncanakan, dipersiapkan, dan diorganisasikan dengan baik, niscaya semua akan berjalan lancar, dan pindahan akan menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Semoga bermanfaat ya :)