“Heran” mungkin artinya “keadaan bertolak belakan dengan keadaan Normal”

Kita heran melihat anak berusia 2 tahun sudah pandai merokok, heran melihat Paul sigurita menebak pemenang juara dunia sepak bola, heran …, heran malah terheran heran melihat Ariel , Luna, ato Cut Tari ko bisa sampai seapes gitu.

Masih banyak heran heran yang lain yang kalo kita perhatikan pasti kita terheran-heran.

Kita heran…, dengan sikap pemerintah menaikan TDL, dalam kondisi serba susah….

heran …, dengan orang yg selalu sibuk mengorek mencari cacat kelemahan orang lain, sementara dia lupa akan cacat & aib yg ada pada dirinya …

heran …, dengan orang yg suka menghina orang lain, sementara dia tak sadar justru dirinyalah yg hina …

heran …, dengan orang yg suka menghujat mencaci-maki orang lain, sementara dia tak sadar pada dirinyalah semua caci-maki itu ada …

Juga heran …, dengan orang yg selalu merasa lebih pintar dari orang lain, sementara dia tak sadar justru dirinyalah yg bodoh …

Saat anda terheran-heran mari merenung hanya karena “Heran” kita bisa terheran-heran begitu kecilnya kita, begitu tak berdayanya kita.
Saya jadi  heran anda masih mau juga baca postingan ini?